hari ini aku kangen
iya, sama kamu
saat menari kita di atas sepeda
tantang perkasa segala di depan
tak sedikitpun gentar kita
walau terseret aspal dan kulit robek terluka
aku mau dengar lagi
“tinggal seperempat jalan lagi”, kau bilang
karena aku berniat kembali ke shelter satu
aku mau berada disampingmu
setidaknya sekarang
mumpung aku masih punya nyawa
dan jika mati aku
tidak bisa disampingmu lagi
setidaknya kau tahu